Electrical Energy as The Most Wanted Energy

Energi Listrik sebagai Energi yang Paling Dibutuhkan

Levin Halim, S.T., M.T.

Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan

Tidak dapat dipungkiri jaman ini, energi listrik merupakan salah satu energi yang paling dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Tanpa disadari, energi listrik telah menjadi kebutuhan utama manusia jaman ini dan kehidupan manusia tidak pernah lepas dari energi listrik seperti penerangan, smartphone, motor listrik untuk industri, robot, mikrokontroller, dan peralatan elektronika lainnya pun membutuhkan energi listrik.

Manfaat energi listrik bagi kehidupan manusia dapat terbilang tidak terbatas. Manfaat tersebut selain sebagai sumber energi, antara lain adalah sebagai sumber penerangan, penghasil panas, penghasil gerak, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, setiap tahun bahkan setiap harinya, tingkat kebutuhan dan permintaan (demand)akan energi listrik akan terus bertambah.

Selain efisien dan mudah untuk dipakai, energi listrik merupakan energi yang mudah dikonversi menjadi energi lain seperti panas, gerak, dan lain sebagainya.

Energi listrik tidak didapatkan dengan cuma-cuma, sehingga perlu adanya pembangkitan energi listrik untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Energi listrik dapat dihasilkan dari beberapa sumber, seperti air, minyak, batu bara, gas, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Energi tersebut dibangkitkan tidak di pusat beban listrik itu sendiri, oleh karena itu dibutuhkan sistem transmisi dan distribusi dari energi listrik tersebut agar energi listrik dapat mencapai dan memenuhi kebutuhan beban listrik yang ada di negara ini.

Sistem energi tersebut biasa disebut sistem tenaga listrik atau Electric Power System yang terdiri dari 3 komponen utama:

1. Pusat Pembangkit

Pusat pembangkit ini berperan untuk membangkitkan tenaga listrik atau energi listrik yang kemudian di transmisikan kepada pusat beban listrik itu sendiri. Pembangkit energi listrik dapat berupa Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pusat Listrik Tenaga Gas & Uap (PLTGU), Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA), Pusat Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM), Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pusat Listrik Tenaga Angin (PLTB), Pusat Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), dan lain-lain.

2. Sistem Transmisi

Sistem Transmisi ini berperan sebagai penyaluran energi listrik kepada pusat beban. Untuk di Indonesia, sistem transmisi oleh PLN ada beberapa jenis antara lain Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV dan 275 kV, Tegangan Tinggi 150 kV dan 70 kV

3. Pusat Beban

Pusat beban merupakan Sistem Distribusi, untuk di Indonesia antara lain Tegangan menengah 20 KV dan Tegangan Rendah 220/380 V untuk peralatan elektronik sehari-hari.

Energi listrik tidak mudah untuk dibangkitkan dan disalurkan kepada pusat beban listrik itu sendiri, sedangkan permintaan akan energi listrik semakin menanjak mengingat besarnya manfaat energi listrik itu sendiri bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, energi listrik menjadi energi yang paling banyak dicari dimana manusia tidak akan lepas dari energi listrik.